Jajananjawa’s Weblog

May 9, 2008

PDKT ke jajanan jawa yuk,,,,,,

Filed under: jajanan jawa — ayahkita @ 7:25 am

Sebagai langkah awal kami untuk mengenal jajanan jawa, maka kami pun melakukan survey langsung di pasar tradisional. Kami berangkat dengan pagi sekali, karena kami takut kalau kami kesiangan kami tidak bisa menemukan penjual jajanan jawa. Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh dengan suasana sejuk dan dingin akhirnya kami sampai dipasar tradisional, kami pun mulai mencari penjual jajanan jawa,kami mulai mengelilingi pasar tradisional dan memasang mata tajam-tajam untuk mencari keberadaan penjual jajanan jawa. Cukup lama kami harus berputar-putar mencari penjual jajanan jawa. Kami pun berhasil menemukannya. Dipasar tradisional yang kami datangi pagi itu, hanya ada 3 penjual jajanan jawa, namun tempat jualan mereka cukup berjauhan.

Sungguh sangat ironis sekali, dipasar yang begitu ramai dan padat hanya ada 3 penjual jajanan jawa, itupun mereka hanya menempati ruang yang kecil, bahkan ada satu penjual yang berjualan disamping tembok disebelah jalan, bukan distan pasar.

Yang menarik meskipun mereka berjualan ditempat yang kecil, dagangan mereka sangat diminati pengunjung pasar. Hal ini terbukti penjual jajanan jawa selalu sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan dan itu terjadi pada ke-3 penjual jajanan jawa.
Tidak hanya orang yang sudah berumur(sepuh) saja yang membeli jajanan jawa, banyak pembeli yang masih muda bahkan ada juga beberapa orang cina yang membeli jajanan jawa. Yang lebih seru lagi orang cina tersebut mampu menyebutkan satu per satu jenis jajanan jawa, dan menjelaskan kenikamtan disetiap rasa jajanan jawa kepada kami. Mengagumkan bukan, mereka yang bukan orang asli indonesia mampu merasakan kenikmatan jawa, apalagi kita-kita yang asli dari indonesia. Jadi jangan pernah malu atau menganggap kuno karena menikmati jajanan jawa.

Setiap penjual jajanan jawa selalu sibuk dengan para pembelinya, namun untungnya kami sempat melakukan obrolan singkat dengan salah satu penjual jajanan jawa. Ibu penjual itu mengaku kalau dagangan jajanan jawanya selalu habis dan setiap hari tak pernah kekurangan pembeli, pembelinya pun dari berbagai kalangan. Bahkan tak jarang yang harus rela kehabisan jajanan jawa karena mereka datang kurang pagi. Penjual jajanan jawa kebanyakkan dari kalangan wanita. Pagi itu pun kami hanya menjumpai 3 ibu yang menjual jajanan jawa. Biasanya ibu-ibu penjual jajanan jawa mulai berdagang pukul 6 pagi sampai pukul 8 pagi. Ibu penjual juga mengatakan mereka sering pulang dari pasar lebih awal, karena dagangan mereka sudah habis sebelum jam 8.

Hal ini menunjukkan bahwa jajanan jawa masih sangat diminati masyarakat, yang jadi kendala sebenarnya adalah keberadaan jajanan jawa yang semakin sedikit. Sedikit sekali orang yang mau menjadi produsen untuk jajanan jawa, mungkin karena alasan selera pasar yang lebih ke arah makanan fast food.

Yang pasti, jajanan jawa adalah ciri khas inonesia. Jadi selezat apapun makanan fast food dan sejenisnya, jajanan jawa tetap jadi primadona untuk masyarakat indonesia. Karena cita rasa yang diberikan oleh jajanan jawa adalah selera paten bagi masyarakat indonesia.

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.